|
«
Kembali
Indeks
Kalimantan Review Edisi Online
Februari 2008
JUMAT, 22
FEBRUARI 2008
Kasus Pembalakan Hutan
Perlu Penanganan Berimbang
Tanpa terasa,
sudah hampir 2 bulan masalah tertangkapnya kayu gelondongan di perairan
Kapuas, tepatnya di perairan Sungai Kapuas, daerah Sungai Putih, Kelurahan
Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Proses penanganan kasus ini masih saja terkatung-katung. Sekian banyak
program yang sudah digagas, namun sampai saat ini belum menunjukkan titik
cerah...
JUMAT, 15
FEBRUARI 2008
Penertiban Pembalakan Hutan
Pembalakan
hutan baik legal maupun ilegal merupakan salah satu masalah serius yang
mengancam kelestarian hutan Indonesia. Kerugian akibat pembalakan hutan
tersebut sangat besar baik dari segi ekonomi, aspek lingkungan hidup, atau
pun aspek kebudayaan masyarakat adat terutama sekali yang dirasakan oleh
sekelompok masyarakat adat yang hidupnya sangat tergantung dengan keberadaan
alam...
JUMAT, 8
FEBRUARI 2008
Duta
Lingkungan Hidup Kalbar Dituntut Aksi
Ada
istilah NATO yang diplesetkan menjadi No Action Talk Only atau sering
disebut orang dengan istilah “banyak bicara tanpa berbuat”. Begitulah
gambaran Duta Lingkungan Hidup Propinsi Kalimantan Barat. Duta Lingkungan
ini hasil dari perlombaan yang diadakan oleh Badan Pengendalian Dampak
Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Propinsi Kalbar. Perlombaan tersebut
dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap lingkungan
yang semakin rusak...
JUMAT, 1
FEBRUARI 2008
Lingkungan Bukan Isu Krusial bagi Kalimantan Barat?
Bencana
datang melanda silih berganti. Gelombang pasang, tanah longsor, kabut asap,
kemarau berkepanjangan, hujan tanpa henti dan secara tiba-tiba kemudian
muncul banjir bandang yang pada akhirnya kemudian membuat ribuan orang hidup
dalam kesengsaraan. Seolah-olah bencana ogah untuk pergi meninggalkan
jauh-jauh dari negeri ini. Sepertinya, bangsa ini harus mulai membayar mahal
akibat rusaknya lingkungan karena perlakuan buruk yang dilakukan oleh
pemilik modal selama ini... |